Warta Jagad
Informasi Dunia Fana
Sabtu, 18 Mei 2019
Minggu, 18 Februari 2018
Minggu, 11 September 2016
BerQurban
Makna dan Hikmah berQurban
di Idul Adha

Rasulullah bersabda: “Siapa yang mendapati dirinya dalam keadaan lapang, lalu dia tidak berkurban, maka janganlah ia mendekati tempat sholat kami.” (HR. Ahmad dan Ibn Majah)
Hadits zaid ibn Arqam, Ia berkata: “Wahai Rasulullah SAW, apakah qurban itu?”, Rasulullah menjawab: “Qurban adalah sunahnya Bapak kalian, nabi Ibrahim as.” Mereka menjawab: “Apa keutamaan yang kami peroleh dengan Qurban itu?” Rasulullah menjawab: “Setiap satu helai rambutnya adalah satu kebaikan.” Mereka menjawab: “Bagaimana dengan bulu-bulunya?” Rasulullah menjawab: “Setiap satu helai bulunya juga satu kebaikan.” (HR. Ahmad dan Ibn Majah)
Dikisahkan, Nabi Ibrahim as rutin berqurban binatang ternaknya, beliau berqurban seribu ekor kambing, tigaratus ekor sapi, dan seratus ekor unta. Masyarakat di sekitarnya begitu takjub dan berkata: “Wah Ibrahim hebat!”, Dengan tidak menunjukkan itikad sombong Nabi Ibrahim menjawab: “Hewan ternak ini biasa saja, seandainya aku dikaruniai putra, Ia akan aku Qurbankan.”
Atas izin Allah SWT, Nabi Ibrahim pun dikaruniai seorang putra bernama Isma’il.Kehadiran putra yang didam-idamkan oleh beliau sehingga Ia lupa akan janjinya yang telah disebutkan diatas, Nabi Ibrahim pun ditegur oleh Allah dengan mimpi-mimpinya berulang kali yaitu untuk menyembelih putra tercintanya Isma’il as.
Sewaktu Nabi Ibrahim menyakini mimpi itu bersumber dari Allah SWT, Ia segera menyampaikan kepada putranya Isma’il as bahwa Allah SWT telah memerintahkannya untuk menyembelih Isma’il as. Jiwa kesalehan Isma’il pun diuji untuk berbakti kepada Rob-nya, Isma’il pun menurutinya. Tatkala pisau tajam yang dipersiapkan Nabi Ibrahim as akan menghunus leher Isma’il, Allah SWT melaui malaikat Jibril menggantikan Isma’il dengan seekor gibas. Gibas yang disembelih dan Isma’il selamat dari proses penyembelihan itu.
Dengan contoh yang ditunjukkan oleh nabi Ibrahim as dan isma’il itu agar setiap Muslim jangan sampai terpenjara oleh kecintaan kepada dunia (harta dan kedudukan) secara berlebihan dan membawa dirinya lupa kepada hakikat dan tujuan hidupnya yang sejati yaitu memperoleh keridhoan Allah SWT.
Ibadah Qurban memiliki hikmah dan mengajarkan umat muslim agar:
1. Menjaga Fitrahnya tetap Suci
Firman Allah: “Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketaqwaan” QS. Asy Syam (91):8, Seseorang tidak akan pernah sampai kepada ketaqwaan dan tidak akan memperoleh keimanan yang sejati, bila kecintaannya kepada dunia mengalahkan kecintaannya kepada Allah SWT dan Rasulnya.
2. Menguji Tingkat Ketaqwaan
Allah SWT berfiman: “……..adapun orang yang beriman, maka ia akan sangat cinta kepada Allah…”QS Albaqarah (2):165. Jadi, Qurban yang makna dasarnya persembahan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT itu merupakan upaya untuk menggapai kasih sayang-Nya.
3. Memotivasi diri untuk memiliki harta dengan berkerja keras
Nabi Muhammad SAW sangat mengecam umatnya yang telah mampu berqurban, tetapi enggan untuk menunaikannya, hal ini tergambar dalam sabdanya: “Siapa yang mendapati dirinya dalam keadaan lapang, lalu dia tidak berkurban, maka janganlah ia mendekati tempat sholat kami.” (HR. Ahmad dan Ibn Majah).
4. Berjiwa Sosial untuk berbagi dengan sesama
Dengan Syariat Qurban ini, kaum muslimin dilatih untuk meningkatkan rasa kemanusiaannya, mengasah kepekaannya dan menghidupkan hati nuraninya. Setiap muslim harus memiliki rasa perhatian, kepedulian, solidaritas, dan persaudaraan antara sesama.
Kesimpulannya adalah ibadah qurban mempunyai nilai ketauhidan yang sangat kental, dimana Nabi Ibrahim as dengan mengorbankan anak satu-satunya yang amat dicintainya mengajarkan umat manusia sikap bertauhid yang sesuangguhnya, Beliau membebaskan dirinya dari penghambaan kepada materi menuju penghambaan kepada Allah SWT semata. Jika seseorang telah terbiasa melakukan ibadah qurban dan mengetahui makna sebenarnya maka hatinya akan merasa lebih tentram dan nikmat dalam menjalankannya.(http://wartajagad.blogspot.com)
MAS
Presiden Indonesia
Jokowi Pastikan Ada Tambahan
Kuota Haji Tahun Depan
Presiden RI, Joko Widodo bertemu dengan Pangeran Kerajaan Arab Saudi untuk membahas penambahan kuota jemaah haji dari Indonesia. Presiden pun memastikan, untuk tahun depan kuota jemaah haji Indonesia akan bertambah.
"Kita sudah berbicara yang pertama dengan Prince Mohamed dari Saudi Arabia waktu di Hangzhou. Sudah berbicara bahwa kita ingin meminta tambahan kuota haji dan beliau sudah menyampaikan akan ditambah. Saya sampaikan tambahan itu juga bisa ditambah lagi dengan kuota pemberian dari Filipina, Singapura, Jepang, yang tidak terpakai, akan kita pakai semuanya, beliau sudah menyanggupi," kata Jokowi usai mengunjungi tempat pelelangan ikan di Serang, Banten,
Jokowi belum bisa memastikan jumlah tambahan kuota untuk tahun depan, karena masih dalam proses penghitungan. Kuota haji untuk Filipina yang tidak terpakai tahun depan bisa digunakan oleh jemaah haji Indonesia. Presiden Filipina Rodrigo Duterte sudah mengizinkan kuota untuk negaranya dipakai jemaah Indonesia.
"Kemarin waktu ketemu Presiden Duterte juga saya sampaikan, silakan. Tapi ini prosedurnya yang akan kita benarkan. Sebelum-sebelumnya, memakai paspor yang palsu, ini yang menyebabkan ruwet di situ," ujarnya.
Presiden RI ke -7 menjelaskan, dalam waktu dekat Raja Saiman akan berkunjung ke Indonesia. Jokowi menduga, kedatangan Raja Saiman akan membawa kabar baik berupa kepastian jumlah kuota tambahan jemaah haji untuk Indonesia.
"Kemarin beliau menyampaikan akan ada tambahan tapi itungannya belum bisa menyampaikan karena itu akan mungkin akan difinalisasi dulu di sana. Pada saat nanti Raja Salman ke Indonesia, itu mungkin sudah ada pernyataan berapa tambahan yang diberikan kepada Indonesia plus belum kuota yang tidak dipakai di Filipina, Singapura, Jepang, itu yang kemarin kita juga minta dan sudah kita bicarakan," pungkas Jokowi (***)
"Kita sudah berbicara yang pertama dengan Prince Mohamed dari Saudi Arabia waktu di Hangzhou. Sudah berbicara bahwa kita ingin meminta tambahan kuota haji dan beliau sudah menyampaikan akan ditambah. Saya sampaikan tambahan itu juga bisa ditambah lagi dengan kuota pemberian dari Filipina, Singapura, Jepang, yang tidak terpakai, akan kita pakai semuanya, beliau sudah menyanggupi," kata Jokowi usai mengunjungi tempat pelelangan ikan di Serang, Banten,
Jokowi belum bisa memastikan jumlah tambahan kuota untuk tahun depan, karena masih dalam proses penghitungan. Kuota haji untuk Filipina yang tidak terpakai tahun depan bisa digunakan oleh jemaah haji Indonesia. Presiden Filipina Rodrigo Duterte sudah mengizinkan kuota untuk negaranya dipakai jemaah Indonesia.
"Kemarin waktu ketemu Presiden Duterte juga saya sampaikan, silakan. Tapi ini prosedurnya yang akan kita benarkan. Sebelum-sebelumnya, memakai paspor yang palsu, ini yang menyebabkan ruwet di situ," ujarnya.
Presiden RI ke -7 menjelaskan, dalam waktu dekat Raja Saiman akan berkunjung ke Indonesia. Jokowi menduga, kedatangan Raja Saiman akan membawa kabar baik berupa kepastian jumlah kuota tambahan jemaah haji untuk Indonesia.
"Kemarin beliau menyampaikan akan ada tambahan tapi itungannya belum bisa menyampaikan karena itu akan mungkin akan difinalisasi dulu di sana. Pada saat nanti Raja Salman ke Indonesia, itu mungkin sudah ada pernyataan berapa tambahan yang diberikan kepada Indonesia plus belum kuota yang tidak dipakai di Filipina, Singapura, Jepang, itu yang kemarin kita juga minta dan sudah kita bicarakan," pungkas Jokowi (***)
Langganan:
Postingan (Atom)





